14 Januari 2026Sebagai wujud nyata dukungan terhadap percepatan pemulihan pascabencana, Balai Teknik Air Minum (BTAM) mengambil peran strategis dalam pemberian rekomendasi teknis pembangunan Hunian Sementara (HUNTARA) bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pendampingan yang dilakukan mencakup berbagai aspek teknis secara menyeluruh, meliputi struktur bangunan, arsitektur, mekanikal elektrikal dan plumbing (MEP), sistem penyediaan air minum, serta sanitasi. Keterlibatan tim lapangan, termasuk BTAM, bertujuan memastikan setiap unit HUNTARA dibangun sesuai standar teknis sehingga aman, nyaman, dan layak dihuni oleh masyarakat.
Sebanyak 7 unit HUNTARA dibangun dengan kapasitas sekitar 12 kepala keluarga (KK) pada setiap unit. Kebutuhan air bersih dirancang berdasarkan standar 100 liter per orang per hari, dengan total kebutuhan mencapai 33.600 liter per hari. Penyediaan air bersih bersumber dari sumur bor yang telah diperhitungkan secara teknis untuk menjamin keberlanjutan layanan.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan hunian sementara yang tidak hanya cepat terealisasi, tetapi juga memenuhi standar pelayanan dasar, khususnya dalam pemenuhan akses air minum dan sanitasi yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
BTAM terus hadir mendukung proses pemulihan dengan memastikan kualitas infrastruktur serta keberlanjutan pelayanan bagi masyarakat.